Politeknik Pekerjaan Umum Laksanakan Kunjungan Lapangan dan Penelitian SMKK di Proyek Tol Semarang–Demak
Semarang — Sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, Politeknik Pekerjaan Umum melaksanakan kegiatan kunjungan lapangan serta pengambilan data penelitian di Proyek Tol Semarang–Demak. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka penelitian Evaluasi Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) yang mengacu pada Peraturan Menteri PUPR Nomor 10 Tahun 2021.
Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara langsung implementasi SMKK pada pekerjaan konstruksi infrastruktur, khususnya pada pekerjaan geoteknik dengan tingkat risiko kecil hingga menengah. Fokus utama kegiatan diarahkan pada pekerjaan Karung Geotekstil Memanjang (KGM) serta sistem instrumentasi geoteknik yang berperan penting dalam memantau perilaku tanah dan stabilitas struktur selama tahapan konstruksi berlangsung.
Selain pengambilan data teknis di lapangan, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana diskusi dan pertukaran pandangan antara sivitas akademika Politeknik Pekerjaan Umum dengan para praktisi di lapangan. Diskusi mencakup aspek penerapan keselamatan konstruksi, identifikasi potensi risiko kerja, pengendalian bahaya di lapangan, serta penerapan best practices dalam pelaksanaan pekerjaan geoteknik pada proyek infrastruktur berskala besar.
Pada kesempatan tersebut, Geoforce Indonesia turut berpartisipasi dalam pelaksanaan pekerjaan Karung Geotekstil Memanjang (KGM) dan instrumentasi geoteknik. Penerapan teknologi ini merupakan bagian dari solusi geoteknik yang inovatif dan berkelanjutan, yang dirancang untuk meningkatkan stabilitas tanah, mengendalikan deformasi, serta mendukung aspek keselamatan dan keberlanjutan konstruksi di Proyek Tol Semarang–Demak.
Kegiatan kunjungan lapangan ini juga menjadi wujud nyata kerja sama antara dunia akademik dan industri konstruksi. Melalui kolaborasi ini, diharapkan tercipta peningkatan kompetensi sumber daya manusia, proses transfer pengetahuan dan pengalaman praktis, serta penguatan keterkaitan antara konsep teoritis yang dipelajari di lingkungan akademik dengan implementasi nyata di lapangan.
Ke depan, kolaborasi antara Politeknik Pekerjaan Umum dan Geoforce Indonesia diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan kontribusi nyata dalam mendorong peningkatan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi, kualitas pelaksanaan proyek, serta pembangunan infrastruktur yang aman, andal, dan berkelanjutan di Indonesia.